Kamis, 09 Februari 2012

my boy's Friend Birthday :)




21 December 2011 tepatnya.
Tanggal 20 aku udah bingung banget mau ngasih apa buat dia.
Aku udah minta saran ke beberapa temen. Ada yg nyaranin beliin kaos, topi, kalung, cincin, dll.
Tapi aku ngerasa hadiah hadiah itu udah biasa banget. Aku pengen ngasih sesuatu yang beda dan yang spesial buat dia.
Akhirnya sore tanggal 20 itu aku mutusin buat ke rumah Dio, aku kesana ditemenin sama Cecha. Disana aku ngasih ide gimana kalo ngasih surprise party kecil kecilan buat dia. Dan ideku itu  di sambut baik oleh DIo dan Cecha.
Ya udah ditepatin kalo kita bakal kerumahnya setelah Ia pulang les.

Pada hari-H atau tanggal 21 Desember 2011.
Aku pergi ke Iriani buat beli kue tart.
Dan pada sore hari aku sempet bingung karna Dio yang seharusnya bertugas menggiring Rizal ke rumahnya malah engga berangkat les.
Okee aku berusaha untuk tetap tenang dan langsung menghubungi Fadil yang pada saat itu datang les dan merencanakan kembali semuanya.
Yaa setelah aku dan Fadil membicarakannya dan "Final Plan" semua akan berjalan dirumah Dio.
Setelah Rizal dan kawan-kawan pulang les Rizal digiring untuk pulang sedangkan teman-teman lesnya langsung menuju rumah Dio.
Akupun menuju rumah Dio dijemput oleh Fadil dan Adib. Yaa Fadil memboncengkanku dan Adib memboncengkan Cecha.
Setibanya di rumah Dio, aku dan teman-teman langsung mempersiapkan semuanya dari roti hingga air untuk mengguyur tubuh Rizal nanti.

Setelah semua persiapan selesai aku langsung meng-sms Rizal supaya segera ke rumah Dio. Tak lama Rizalpun datng dengan motornya. Untuk sesaat Ia berbicang dengan temannya kemudian aku muncul keluar dari dalam rumah Dio dengan membawa roti ulangtahun berhiaskan angka "16".
Muka Rizalpun berubah merah dan Ia menjadi salting. Lucu sekali muka dan tingkahnya saat itu.
Saat Ia sedang tersipu malu dan bingung tiba-tiba tubuhnya dilempari dengan bola air oleh Fajar dan suasanapun berubah menjadi seru. Setelah Fajar melempar air langsung saja aku menaruh kue ulangtahun itu dan menukarnya dengan telur.
Aku berjalan dengan santainya menuju Rizal dan langsung menimpuk kepalanya dengan sebutir telur "ooucchh amis sekali bukan telur itu".
Yaa pesta telur dan airpun benar-benar dimulai.
Setelah baju kita basah semua, kamipun langsung membereskan kotoran-kotoran yang telah kami buat dari kekacauan tadi.
Setelah semua beres kami langsung menyuruh Rizal untuk memotong kue. Yaa tentunya aku yang membawa kue dan Rizal yang memotongnya. Setelah kami memakan kuenya, banyak kue yang tersisa. Rizalpun bingung untuk membawa pulang. Karna semua jadi bingung akan hal itu aku langsung saja mengambil kue itu dan langsung melemparkannya tepat di muka Rizal. Seketika mukanya kotor penuh dengan krim dari roti tadi. Tanpa pikir panjang Ia langsung mengejarku dan akan balas dendam kepadaku. Setelah berlarian cukup lama akupun merasa lelah dan memutuskan untuk berhenti berlari. Ketika aku berhenti berli Rizalpun langsung megotori rambutku dengan krim tadi ""yachh lengket dan berminyak sekali rambutku""
Finally acara ulang tahun Rizalpun usai dengan guyuran air hujan.
Kamipun segera pulang menuju rumah masing-masing.
Walau badan Rizal sudah kotor semua namun Ia tidak langsung pulang melainkan mengantarku pulang dahulu. Padahal rumahnya lebih dekat dengan Dio namun Ia mau mengantarku pulang dahulu. Betapa sayangnya Ia denganku, bukan? ""HAHAA :D"

Foto-foto saat Timboel's birthday ::



 Dibawah ini foto Cecha dan Fadil :D
 Yang lagi jalan kearah kamera ini Adib
 Dan ini yang berulangtahun :D
Ini risky

 Yang ini Fadjar



Dari acara ini ada korban ringan dan korban berat pula. Ini adalah para korbannya :D ::
*Korban Berat
Nama : Paulus Dio Adiwijaya

*Korban Ringan
Nama : Risky Yularto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar